Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2013

Pendap Makanan Khas Bengkulu



Pendap adalah makanan khas Bengkulu. Makanan ini sering diburu wisatawan sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke daerah asal mereka, apalagi pada musim liburan Lebaran seperti saat ini.
"Makanan khas Bengkulu ini banyak diminati oleh wisatawan yang berasal dari Lubuk Linggau, Jakarta, dan Lampung untuk dijadikan sebagai oleh-oleh saat pulang ke daerah asal mereka," kata Fatmawati, salah seorang pemilik usaha pendap di Kelurahan Pasar Bengkulu, Bengkulu.

Kamis, 14 Februari 2013

Sirup Jeruk Kalamansi, Oleh-Oleh Khas Bengkulu











Sirup Jeruk Kalamansi, satu lagi oleh-oleh khas Bengkulu yang perlu Anda beli. Sirup Kalamansi sekarang menjadi salah satu olahan dari jeruk Kalamansi yang dibuat oleh UKM di Bengkulu.Jeruk Kalamansi termasuk jenis tanaman semak. Kayunya memiliki banyak cabang kecil-kecil dan berdaun rimbun. Tumbuh setinggi 3 sampai 6 meter dari permukaan tanah. Rasa buahnya asam.

Rabu, 02 Januari 2013

Lema Makanan Khas Suku Rejang

Lema adalah sebuah nama makanan khas Rejang. Komposisinya terdiri dari rebung yang dicincang-cincang dan dicampur ikan air tawar seperti ikan mujair, sepat, maupun ikan-ikan kecil yang hidup di air tawar. Setelah cincangan rebung yang dicampur dengan ikan tersebut diaduk-aduk, maka adonan tersebut disimpan ke dalam wadah yang dilapisi dengan daun pisang dan ditutup rapat-rapat. Proses pengeraman ini bisanya minimal membutuhkan waktu tiga hari. Setelah itu, baru adonan tadi dapat dijadikan gulai sebagai lauk yang dimakan dengan nasi.

Sabtu, 22 Desember 2012

Resep Ikan Pais Khas Bengkulu


Bahan:
-1/4 Kg Ikan ( Utamakan ikan yang banyak dagingnya )
-1 bh kelapa matang
-1/2 bh kelapa tua (1/2 matang)
- Cabai secukupnya
- Daun keladi muda secukupnya
- Lengkoas seibu jari
-Jahe sekelinking jari

Minggu, 16 Desember 2012

Mencicipi 'Bagar Hiu' Kuliner Khas Bengkulu



Hiu adalah binatang yang dikenal buas, pemangsa dan terkesan menakutkan, tapi di Provinsi Bengkulu, terlebih pada saat Ramadhan, makhluk laut ini justru menjadi menu makanan favorit, yakni bagar hiu. Tetapi walaupun bagar hiu merupakan kuliner khas Bengkulu, namun relatif sulit untuk kita ditemukan jika tidak bulan puasa.

Sabtu, 15 Desember 2012

Makan enak di Bengkulu

Kalau sedang bertugas ke daerah-daerah di Indonesia, teman-teman saya selalu mengagendakan aktivitas makan makanan khas daerah setempat. Bagi saya pribadi, hal ini masih tergantung pada ketersediaan waktu dan juga uang di kantong. Jika keduanya bersatu padu, maka mencicipi masakan khas setempat merupakan satu hal yang sangat berharga bagi saya.

Sebagai orang Bengkulu, saya harus mengakui kalau selama ini saya tak begitu hirau dengan nama-nama masakan dari dapur orang Bengkulu. Saya hanya mengingat bahannya serta rasanya. Sejak kecil, ibunda di rumah sangat memanjakan saya dan saudara-saudara dengan segala masakan khas orang kito di Bengkulu ini. Yang jelas, dari sekian masakan itu, ikan merupakan masakan paling saya sukai. Sampai-sampai dulu ayahanda berkelakar saat saya akan merantau ke Yogyakarta, "Nanti kalu ngah lah de agi di 'umah, siape nihan yang makan palak ikan ni.... " (Nanti kalau ngah sudah tidak ada di rumah, siapa lagi yang akan menyantap kepala ikan ini). Ngah adalah panggilan adik-adik untuk kakak nomor 2 bagi orang-orang Bengkulu suku Kaur). Yup, kepala ikan merupakan bagian dari ikan yang sangat saya sukai. Itu sebabnya, meski jauh dari Bengkulu, saya masih terus menikmati kepala ikan kakap, ikan patin, dan ikan-ikan lainnya. Dan betapa bersyukurnya saya ketika tahun lalu berada di Balikpapan dan Banjarmasin saya dapat menikmati kepala ikan patin dan ikan ghuan (gabus). Rasanya sunggu enak, berbeda dengan makan ikan cakalang atau ekor kuning kalau sedang berada di Maluku.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...