Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Mei 2013

Ada Yang Istimewa Di Tugu Thomas Parr Bengkulu


 Jika Yogyakarta terkenal dengan Tugu Putihnya, maka Bengkulu juga memiliki tugu yang tak kalah menarik. Tugu menarik dan cantik itu bernama Tugu Thomas Parr. Nama Tugu Thomas sendiri diambil dari nama salah satu kolonial Inggris yang waktu itu datang ke Bengkulu. Di masa lampau, Thomas Parr adalah orang yang mengenalkan sistem tanam paksa. Menurut beberapa sumber, Tugu Thomas sendiri dibangun sebagai tanda perjuangan masyarakat Bengkulu dalam mengusir penjajah yang ingin menguasai Bengkulu di masa lampau.
Tugu Thomas Parr berada di Jalan Ahmad Yani, Kota Bengkulu. Objek wisata ini letaknya berdekatan dengan Benteng Marlborough, hanya berjarak 170 M. Tidak hanya dekat dengan Benteng Marlborough, Tugu Thomas Parr juga berdekatan dengan beberapa objek wisata lainnya. Keunikan dari Tugu Thomas Parr ini adalah bentuk bangunan yang segi delapan dengan ditopang banyak pilar. Selain itu, bentuk atap yang seperti kubah menambah kesan elegan dari Tugu Thomas Parr.
Luas Tugu Thomas Parr ini adalah 70 meter persegi dengan tinggi 13 meter. Tugu Thomas Parr yang dikenal juga sebagai kuburan Bulek ini dapat dikunjungi dengan cuma-cuma alias gratis. So, buat kamu yang ingin melihat-lihat bangunan unik ini tidak perlu khawatir dengan biaya masuknya alias gratis :)

Rabu, 08 Mei 2013

SEJARAH BENGKULU SELATAN

Penduduk Kaur terbentuk dari orang-orang yang berasal dari dataran tinggi Perbukitan Barisan, yaitu orang Rejang dan orang Pasemah (Palembang), orang Lampung, dan orang Minangkabau. Minangkabau yang masuk melalui Indrapura masuk sampai ke daerah Kaur (Bengkulu). Di sini mereka bercampur dengan kelompok lain yang berasal dari Palembang, sehingga membentuk suatu identitas baru, yaitu orang Kaur.

Misalnya, di Marga Muara Nasal (Kaur) sebagian penduduknya berasal dari Minangkabau. Menurut cerita rakyat, daerah pesisir pantai ini mulanya dihuni oleh suku Buai Harung (Waij Harung) dari landschap Haji (Karesidenan Palembang). Sejak sekitar abad ke-18, mereka mendirikan kolonisasi pertama di muara sungai Sambat yang selanjutnya berkembang sampai ke Muara Nasal. Akan tetapi, pada saat daerah itu diambil alih oleh orang-orang dari Pagaruyung yang masuk melalui Indrapura, sebagian dari mereka terdesak ke Lampung. Mereka bercampur dengan penduduk setempat sehingga dikenal sebagai orang Abung. Sebagian lain suku Buai Harung bercampur dengan orang Minangkabau dan menjadi orang Kaur.

Rabu, 01 Mei 2013

Komplek Pemakaman Orang Inggris Masa Kolonial




Tak lengkap rasanya kunjungan wisata Anda di Bengkulu jika tidak menyempatkan diri mengunjungi komplek Makam Inggris. Obyek wisata ini adalah merupakan saksi sejarah bahwa antara Bengkulu dan Inggris mempunyai sejarah dan hubungan di masa lalu. Komplek Makam Inggris ini terletak di Jl. Veteran Kelurahan Jitra. Pemakaman orang Inggris di Kelurahan Jitra yang bernama The Christian Cemetery ini merupakan kuburan Inggris terbesar di Asia Tenggara.

Senin, 18 Februari 2013

Prasasti Telapak Kaki Padang Guci Hulu Kaur Bengkulu

Menurut Warga Yang Pernah Berkebun Di Daerah Ini, Dulunya Di Atas Batu Besar Ini Terdapat Lubang Telapak Kaki Yang Kedalamannya Hingga Sebatas Lutut,
Terdapat Tulisan-Tulisan Dan Lubang Besar Yang Menyerupai Tempat Orang Duduk. Namun Akibat Terkikis Air Hujan Saat Ini Hannya Tampak Bekas Telapak Kaki Dan Tulisan-Tulisa Tersebut Sudah Tidak Tampak Lagi.

Sabtu, 19 Januari 2013

Suku Lembak dan Sejarahnya

Suku Lembak adalah suku bangsa yang pemukimannya tersebar di Kota Bengkulu, Bengkulu utara, kabupaten Bengkulu Tengah, kabupaten Rejang Lebong, dan kabupaten Kepahiang. Suku Lembak di kabupaten Rejang Lebong bermukim di kecamatan Padang Ulak Tanding, Sindang Kelingi, dan Kota Padang. Di kabupaten Kepahiang, suku Lembak mendiami desa Suro Lembak di kecamatan Ujan Mas.suku lembak juga mendiami wilayah daerah Kota Lubuklinggau dan Kabupaten musi rawas yang berada di Propinsi Sumatera Selatan

Senin, 07 Januari 2013

Bengkulu - Singapura kota kembar?

Antara Bengkulu dan Singapura sebenarnya memiliki pertautan sejarah yang amat dekat. Bengkulu adalah wilayah yang ditukarkan oleh Belanda kepada Inggris sebagai bagian dari perjanjian London atau Traktat London yang ditandatangani di London pada 17 Maret 1824. Perjanjian ini menjelaskan, bahwa kedua negara diijinkan untuk tukar menukar wilayah pada British India, Ceylon (Sri Langka) dan Indonesia, berdasarkan kepada negara yang paling diinginkan, dengan pertimbangan masing-masing negara harus mematuhi peraturan yang ditetapkan secara lokal.

Hubungan historis antara Bengkulu dan Singapura

Bengkulu (Bahasa Inggris : Bencoolen) adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Sumatera yang memiliki luas total 19.788,70 km2. Ibu kota dari provinsi ini adalah kota Bengkulu. Sedangkan Singapura nama resminya Republik Singapura, adalah sebuah negara pulau di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya, 137 kilometer (85 mil) di utara khatulistiwa di Asia Tenggara. Negara ini terpisah dari Malaysia oleh Selat Johor di utara, dan dari Kepulauan Riau, Indonesia oleh Selat Singapura di selatan. Negara ini memiliki luas total 710.2 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 5.076.700 jiwa.

Sabtu, 22 Desember 2012

Rumah Pengasingan Sang Proklamator

Fort Marlborough adalah benteng peninggalan Inggris pada abad ke 17, disaat kolonial Inggris menguasai daerah yang pada saat itu disebut Bengcoolen. Bangunan ini mulai dibangun pada tahun 1713 dan selesai pada tahun 1719.

Nama Marlborough di ambil dari nama sebuah kota di daerah Inggris. Sepertinya menjadi kebiasaan Inggris untuk menamai hasil kolonialisme nya dengan nama yang mirip dengan salah satu kota di negara nya. Seperti New York di Amerika, yang diambil dari kota York di Inggris. New Hampshire yang juga berada di Amerika diambil dari kota Hampshire di Inggris.

Kamis, 20 Desember 2012

Kesenian Nandeh Bengkulu Yang telah punah

nandeh bengkuluApa itu Kesenian Nandeh?
Menurut Sumber yang CB (Cerito Bengkulu) dapatkan, kesenian nandeh adalah "Kesenian yang berasal dan berkembang di wilayah Talo, Masmambang, Manna, hingga Kaur itu di zaman dulu hampir ada di setiap acara warga yang sedang berduka," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Bengkulu, Drs Agus Setiyanto, Minggu.

Senin, 17 Desember 2012

Pengaruh Budaya Tionghoa Di Bengkulu




Masyarakat Tionghoa Bengkulu, agaknya, perlu bersyukur bahwa Imlek dijadikan hari besar Nasional Imlek 2553 Tahun Cina yang jatuh pada tanggal 12 Februari 2002 silam. Hal ini tak terlepas dari perjuangan sebuah lembaga yang menamakan diri Yayasan Lestari Kebudayaan Tionghoa Indonesia (YLKTI).

Jumat, 14 Desember 2012

Tentang Bengkulu

Bengkulu (bahasa Belanda: Benkoelen atau Bengkulen, bahasa Inggris: Bencoolen, bahasa Malaysia: Bangkahulu) bagian barat daya pulau Sumatera adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera, Indonesia. Di sebelah utara berbatasan dengan Sumatera Barat, di sebelah timur dengan Jambi dan Sumatera Selatan, sedangkan di sebelah selatan dengan Lampung.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...